DPRD Sintang Terima LKPj 2025, Pansus Diminta Fokus Evaluasi dan Dorong Peningkatan PAD

Diposting pada

SINTANG, DN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima serta mendengarkan secara resmi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Sintang Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, usai penyampaian laporan tersebut, DPRD Kabupaten Sintang langsung menindaklanjutinya dengan membentuk panitia khusus (pansus) yang akan bertugas melakukan pembahasan lebih mendalam terhadap seluruh pelaksanaan program pembangunan daerah selama tahun 2025.

“Pada rapat paripurna tersebut kita sudah mendengarkan penyampaian LKPj dari Bupati Sintang terkait pelaksanaan pembangunan tahun 2025, dan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui pembentukan pansus,” ujar Yohanes.

Menurutnya, keberadaan pansus sangat penting dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD, terutama dalam mengevaluasi capaian program pemerintah daerah. Pansus tidak hanya akan menilai keberhasilan yang telah dicapai, tetapi juga mengkaji berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan pembangunan.

Lebih lanjut, Yohanes menjelaskan bahwa hasil pembahasan pansus nantinya akan dirumuskan dalam bentuk catatan, kesimpulan, serta rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan perbaikan ke depan, termasuk untuk perencanaan tahun anggaran berikutnya.

“Pansus akan melakukan analisis terhadap capaian pembangunan tahun 2025. Dari hasil itu akan disusun rekomendasi, saran, serta masukan untuk perbaikan pelaksanaan pembangunan di tahun-tahun berikutnya, termasuk 2026,” jelasnya.

Ia juga menyoroti adanya keterbatasan dana transfer dari pemerintah pusat yang dinilai turut memengaruhi belum optimalnya sejumlah program pembangunan daerah. Kondisi tersebut berdampak pada pencapaian target visi dan misi kepala daerah yang belum sepenuhnya terealisasi.

Selain itu, sektor infrastruktur disebut sebagai salah satu bidang yang paling terdampak akibat keterbatasan anggaran tersebut, sehingga beberapa program fisik belum dapat berjalan maksimal di tahun 2025.

Untuk itu, DPRD mendorong Pemerintah Kabupaten Sintang agar lebih serius dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat.

“Peningkatan PAD menjadi hal yang sangat penting dan akan menjadi salah satu fokus evaluasi pansus, termasuk strategi yang bisa dilakukan ke depan,” tegas Yohanes.

Ia berharap pansus yang telah dibentuk dapat bekerja secara optimal, profesional, dan objektif sehingga menghasilkan evaluasi yang komprehensif serta rekomendasi yang benar-benar bermanfaat bagi peningkatan kualitas pembangunan di Kabupaten Sintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *