SINTANG, DN – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Erika Daegal Theola, mengimbau para ibu hamil di wilayah Kabupaten Sintang agar lebih aktif dan disiplin dalam melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin di fasilitas kesehatan terdekat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin tetap terpantau selama masa kehamilan.
Menurut Erika, pemeriksaan berkala di posyandu, puskesmas, maupun klinik kesehatan merupakan salah satu cara efektif untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Dengan kontrol rutin, tenaga medis dapat memantau perkembangan janin sekaligus memberikan penanganan cepat apabila ditemukan risiko tertentu.
“Ibu hamil perlu rutin memeriksakan kandungan. Ini penting bukan hanya untuk menjaga kesehatan ibu, tetapi juga untuk memastikan janin berkembang dengan baik hingga proses persalinan nanti,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah komplikasi kehamilan seperti anemia, tekanan darah tinggi, hingga gangguan pertumbuhan janin dapat dicegah apabila dilakukan deteksi sejak awal. Oleh karena itu, kesadaran ibu hamil untuk memanfaatkan layanan kesehatan harus terus ditingkatkan.
Selain pemeriksaan rutin, Erika juga mengingatkan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan. Ia mendorong ibu hamil untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengikuti program suplementasi zat besi, serta menjalani imunisasi sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut dinilai menjadi faktor utama dalam mendukung tumbuh kembang janin yang sehat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dukungan keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga kesehatan ibu hamil. Perhatian dari suami, orang tua, maupun anggota keluarga lainnya dapat membantu memastikan ibu hamil tidak melewatkan jadwal pemeriksaan serta menjalani pola hidup sehat.
“Peran keluarga sangat penting dalam mendampingi ibu hamil. Dukungan moral dan perhatian akan membantu menjaga kondisi kesehatan ibu selama masa kehamilan,” tambahnya.
Erika juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program kesehatan yang telah disediakan pemerintah, seperti layanan posyandu dan puskesmas yang tersedia di berbagai wilayah Kabupaten Sintang. Ia menilai, fasilitas tersebut harus dimaksimalkan agar angka risiko kehamilan dapat ditekan.
Dengan kesadaran yang tinggi dan dukungan berbagai pihak, diharapkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Sintang dapat terus meningkat, sehingga melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.



