Populasi Sapi Potong Lokal di Sintang Kritis, Mayoritas yang Dipotong Sapi Betina

Diposting pada

SINTANG, DN – Populasi sapi potong lokal di Kabupaten Sintang dilaporkan mengalami kondisi kritis. Hal ini disebabkan tingginya pemotongan sapi betina, yang seharusnya dijaga untuk menjaga kelangsungan populasi ternak. Menurut pengusaha sapi potong, H. Ahmad Prayogo, sekitar 80 persen sapi yang dipotong saat ini merupakan sapi betina, sehingga stok sapi lokal semakin menipis.

“Analisa saya, dua atau tiga tahun ke depan, sapi lokal Sintang akan habis. Maka saya harus mendatangkan sapi dari Bali dan NTB, dengan harga yang agak tinggi,” jelas H. Ahmad Prayogo. Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, pasar di Sintang masih mengandalkan pasokan sapi dari luar kabupaten untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Kondisi ini berdampak langsung pada harga daging di Sintang. Pada awal Ramadhan, stok daging beku sempat kosong karena lonjakan harga daging segar mencapai Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per kilogram. Akibatnya, banyak warga beralih membeli daging beku sebagai alternatif konsumsi.

Saat ini, harga daging beku di Sintang berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram. H. Ahmad Prayogo berharap ketersediaan daging beku dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri 2026. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sapi betina agar populasi sapi lokal tetap terjaga, sehingga kebutuhan daging tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan luar daerah.

Para peternak lokal dan pengusaha berharap pemerintah daerah dapat membantu menstabilkan populasi sapi melalui program pembibitan dan pengaturan pemotongan yang lebih ketat. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan Sintang akan mengalami kelangkaan sapi lokal dalam beberapa tahun ke depan, yang akan berdampak pada harga dan ketersediaan daging bagi masyarakat.

Dengan kondisi ini, kesadaran masyarakat dan pengelolaan ternak yang tepat menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan populasi sapi potong lokal di Sintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *