Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asmidi, mewakili Bupati Sintang dalam Perayaan Natal Persekutuan Kaum Laki-Laki (PKL) Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Majelis Wilayah I. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026 di GMII Sentosa Kenyabur, Desa Kenyabur Baru, Kecamatan Tempunak, dengan cakupan wilayah Sintang, Kapuas Hulu, dan Melawi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Tempunak Fransiskus Sumadi, para hamba Tuhan, serta anggota PKL GMII Wilayah I dari berbagai jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, Asmidi menyampaikan makna Natal sebagai peristiwa iman yang menegaskan kehadiran Allah di tengah kehidupan manusia melalui kelahiran Yesus Kristus. Kehadiran tersebut membawa keselamatan, pengharapan, dan pemulihan yang dimulai dari lingkungan keluarga.
“keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan arah kehidupan sosial, moral, dan spiritual bangsa. Dari keluargalah lahir generasi yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab. oleh karena itu, apabila keluarga kuat dan diberkati tuhan, maka masyarakat dan daerah pun akan menjadi kuat dan sejahtera” terang Asmidi.
Asmidi menegaskan bahwa kekuatan keluarga sangat ditentukan oleh peran kaum laki-laki. Ia menilai kaum laki-laki memiliki tanggung jawab yang lebih luas, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pemimpin rohani yang menanamkan nilai-nilai iman dalam keluarga.
“dalam konteks inilah, peran kaum laki-laki menjadi sangat penting dan strategis. kaum laki-laki bukan hanya dipanggil sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pemimpin rohani dalam keluarga, sebagai teladan iman, dan sebagai penjaga nilai-nilai kebenaran. Kehadiran kaum laki-laki yang takut akan tuhan, setia, jujur, dan bertanggung jawab akan membawa suasana damai, kasih, dan keselamatan di tengah keluarga” terang Asmidi.
Melalui momentum perayaan Natal ini, Asmidi mengajak seluruh kaum laki-laki GMII untuk terus berkomitmen membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih, dan berlandaskan iman kepada Tuhan.
“saya mengajak seluruh kaum laki-laki GMII untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun keluarga yang harmonis, saling mengasihi, dan berlandaskan iman kepada tuhan. Jadilah suami yang mengasihi istri, ayah yang mendidik dan melindungi anak-anak, serta anggota masyarakat yang membawa damai di lingkungan sekitar. Dengan demikian, tema natal “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga” sungguh-sungguh terwujud dalam kehidupan sehari-hari” terang Asmidi.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang memandang pembangunan daerah secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Dalam konteks tersebut, gereja dan organisasi keagamaan dinilai sebagai mitra strategis pemerintah.
“Pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyadari bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang pembangunan manusia seutuhnya, termasuk pembangunan mental dan spiritual. Dalam hal ini, gereja dan organisasi keagamaan, termasuk GMII, memiliki peran yang sangat penting sebagai mitra pemerintah dalam membina umat, menjaga moralitas, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat” terang Asmidi.
Sebagai penutup, Asmidi menyampaikan apresiasi kepada GMII dan Persekutuan Kaum Laki-Laki atas peran aktif mereka dalam pelayanan rohani, kegiatan sosial, serta kontribusi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Sintang, Kapuas Hulu, dan Melawi.
“saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada GMII dan Persekutuan Kaum Laki-Laki yang selama ini aktif dalam pelayanan rohani, kegiatan sosial, serta turut menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Sintang, Kapuas Hulu, dan Melawi. Kontribusi ini sangat berharga dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan saling menghormati” terang Asmidi.



