SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM), berbagai langkah pembinaan terus digencarkan agar koperasi di daerah ini semakin berkembang dan memiliki daya saing yang kuat.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Subendi, menyampaikan bahwa saat ini tercatat 406 koperasi aktif yang beroperasi di 390 desa dan 16 kelurahan. Menurutnya, koperasi menjadi sarana penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama pada sektor pertanian, perdagangan, dan usaha mikro.
“Koperasi adalah motor penggerak ekonomi rakyat. Karena itu, kami berfokus untuk memperkokoh kelembagaan serta meningkatkan kualitas pengelolanya, sehingga koperasi tidak hanya aktif secara administratif, namun juga mampu beroperasi secara produktif dan profesional,” ujar Subendi saat diwawancarai diruang kerjanya belum lama ini. (10/11/2025)
Sebagai bagian dari strategi penguatan tersebut, pemerintah daerah telah menurunkan 41 pendamping koperasi atau business assistant yang telah menjalani pelatihan intensif. Mereka dibekali kompetensi dalam penyusunan rencana bisnis, analisis kelayakan usaha, serta manajemen keuangan koperasi.
“Para pendamping ini akan mendampingi koperasi dalam menyiapkan business plan, merancang skenario pengembangan usaha, dan menyusun proposal pembiayaan. Dengan demikian, koperasi bisa memiliki arah pengelolaan yang lebih jelas dan terstruktur,” tambahnya.
Subendi menjelaskan bahwa keberadaan para pendamping diharapkan dapat mempercepat perubahan koperasi menuju model yang lebih modern, inovatif, dan berorientasi pada kemandirian usaha. Pemkab Sintang juga berencana terus meningkatkan kapasitas SDM koperasi melalui pelatihan manajemen, digitalisasi usaha, termasuk membuka peluang kemitraan dengan perbankan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan tetap melakukan evaluasi berkala terhadap koperasi yang mendapatkan pendampingan guna memastikan program yang dijalankan benar-benar efektif dan memberikan hasil bagi anggotanya.
Melalui dukungan berlanjut dari pemerintah serta kontribusi para pendamping, koperasi di Kabupaten Sintang diharapkan mampu menjadi pilar ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
(Rilis Kominfo)



