Bupati Sintang Evaluasi Pelaksanaan APBD 2026, Minta OPD Percepat Realisasi Anggaran

Diposting pada

SINTANG, DN – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Selasa, 6 Oktober 2026.

Rapat tersebut dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang dan dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati Sintang, camat, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam rapat tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa pada evaluasi realisasi anggaran yang ketiga kalinya ini masih terdapat sejumlah OPD yang memiliki tingkat realisasi anggaran di bawah 50 persen.

Bupati memberikan apresiasi kepada OPD yang telah mampu mencapai realisasi anggaran tinggi. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kinerja yang baik sekaligus memberikan keyakinan bahwa pelaksanaan APBD dapat berjalan sesuai target.

“Bagi OPD yang sudah mampu mencapai realisasi anggaran cukup tinggi, saya memberikan apresiasi yang tinggi. Ini membuat saya tenang. Saya minta seluruh OPD wajib mencapai realisasi anggaran sebesar 90 hingga 95 persen pada 15 Desember 2026,” ujar Gregorius.

Namun, ia mengingatkan agar percepatan realisasi anggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memperhatikan kualitas pelaksanaan kegiatan.

“Setiap kegiatan jangan sampai hanya mengejar selesai. Pastikan kegiatan selesai dengan kualitas yang baik dan sesuai dengan SOP yang berlaku,” tegasnya.

Gregorius juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpimpinan OPD. Ia meminta seluruh kepala OPD tidak ragu berkomunikasi dengan Bupati maupun dengan OPD lainnya dalam menjalankan program pembangunan.

“Semua kepala dinas jaraknya sama dengan saya sebagai Bupati Sintang. Tidak ada yang dekat dan tidak ada yang jauh. Semua sama-sama dekat. Komunikasi kepala OPD harus lancar dengan kami sebagai pimpinan maupun dengan sesama OPD. Jangan ada yang saling menghambat,” tegas Gregorius.

Selain itu, Bupati meminta OPD yang memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk segera menyiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

“Saya juga meminta OPD yang mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat untuk menyiapkan seluruh persyaratan yang diminta. Jangan ada yang tidak siap. Serapan anggaran harus tinggi agar tahun depan pemerintah pusat tetap memberikan kepercayaan dan dukungan dana kepada kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sintang Kurniawan menjelaskan bahwa seluruh proses pencairan dana APBD Tahun Anggaran 2026 akan ditutup pada 15 Desember 2026. Dengan demikian, OPD masih memiliki waktu sekitar dua bulan untuk mempercepat pelaksanaan APBD Murni maupun APBD Perubahan Tahun 2026.

“Per 6 Oktober 2026, setelah ditambah APBD Perubahan, realisasi anggaran kita baru mencapai 53 persen. Masih ada sekitar Rp230 miliar yang harus dibelanjakan dalam dua bulan ke depan,” jelas Kurniawan.

Ia meminta OPD yang memiliki alokasi anggaran besar untuk segera mempercepat pelaksanaan kegiatan agar target realisasi anggaran dapat tercapai.

“Bagi OPD yang mendapatkan anggaran besar, segera kebut pelaksanaan kegiatan. Pertengahan November 2026, kita akan berkumpul kembali untuk melakukan evaluasi,” ujarnya.

Kurniawan menambahkan, saat ini terdapat 39 OPD dengan realisasi anggaran pada kisaran 50 hingga 75 persen. Sementara itu, delapan OPD masih berada pada kisaran realisasi 0 hingga 50 persen.

“Delapan OPD ini yang saya ingatkan agar melakukan langkah-langkah ekstra untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan meningkatkan realisasi anggaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *