SINTANG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menegaskan dukungan penuh lembaganya terhadap pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025 yang digelar serentak di seluruh wilayah Sintang. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung kegiatan imunisasi di SD Panca Setya 2 Sintang yang dilaksanakan oleh Puskesmas Sungai Durian, Kamis (13/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menerima imunisasi difteri dan tetanus sebagai bentuk perlindungan terhadap dua penyakit berbahaya yang kerap mengincar anak usia sekolah. Anastasia menilai pelaksanaan BIAS merupakan langkah strategis dalam menjaga kesehatan generasi muda dan harus terus dilakukan secara berkesinambungan.
“Imunisasi ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi langkah nyata untuk memastikan anak-anak kita terlindungi dari penyakit menular. Kita ingin seluruh siswa mendapatkan vaksin lengkap agar tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya.
Anastasia juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah bekerja maksimal dalam menjalankan kegiatan tersebut. Ia menilai kerja sama antara fasilitas kesehatan, pihak sekolah, dan orang tua menjadi kunci untuk mencapai cakupan imunisasi yang optimal. Menurutnya, keberhasilan BIAS sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak.
“Kami berterima kasih kepada tenaga kesehatan dan sekolah yang telah aktif bekerja sama. Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar setiap anak dapat menerima layanan imunisasi tanpa terkecuali,” katanya.
Lebih lanjut, politisi Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa imunisasi bukan hanya menjaga kesehatan individu, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia menyebut anak-anak yang sehat akan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi beban ekonomi keluarga.
“Imunisasi adalah investasi jangka panjang. Ketika anak sehat, mereka bisa belajar dengan baik dan orang tua dapat bekerja tanpa kekhawatiran. Dampaknya sangat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Anastasia mengimbau peran aktif orang tua dan guru dalam mendampingi anak-anak saat pelaksanaan imunisasi. Ia menekankan pentingnya memberikan informasi kesehatan yang jujur kepada petugas, terutama terkait kondisi anak sebelum menerima vaksin.
“Jika anak sedang kurang sehat, tidak apa-apa dijadwalkan ulang. Yang terpenting semua anak tetap mendapatkan imunisasi lengkap sesuai ketentuan,” tegasnya.
Anastasia memastikan DPRD Sintang akan terus mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan perlindungan anak. Ia menilai kesehatan generasi muda merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan Bumi Senentang.
“Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak. Mereka adalah aset dan harapan Sintang di masa depan,” pungkasnya.



